Menu
Recent Post

Berikut ini cara membuat hyperlink di Ms. PowerPoint ;

1. Pilih titik poin
Dalam slide terpilih, pilihlah titik poinnya. Titik ini dapat berupa satu huruf atau lebih, satu kata atau lebih, satu kalimat atau lebih, gambar (Picture), shape (bentuk-bentuk seperti tanda panah dan lainnya). 
Dalam hal ini, aku pilih satu kata untuk praktek. 

2. Lalu blok 'satu kata' tersebut. > Klik Kanan > Hyperlink 
atau 
Klik menu Insert > Hyperlink.
Pilih jenis hyperlink yang dibutuhkan;


  • Existing file or web page 
  • Place in this document ; Link akan ditujukan ke salah satu slide yang ada di dokumen tersebut (aku pilih ini, jadi linknya antar slide)
  • Create new document 
  • Email Addres 
3. Pilih Place in this document 
Ketika kalian memilih place in this document, maka selanjutnya pilih slide atau lokasi tujuannya. Untuk memilihnya lihat pada kolom 'Select a place in this document'
4. Klik Oke. 
Hasilnya adalah ketika suatu kata dijadikan hyperlink, nantinya akan berubah seperti di atas. Ketika kata tersebut diklik, maka kita akan langsung tertuju pada lokasi baru dimana tempat itu dijadikan tujuan. Sama halnya dengan hyperlink di website, blog atau lainnya. 
0

Cara membuat daftar pustaka secara otomatis - Catatan Safitri
Bagian yang terpenting yang lainnya dalam suatu karya ilmiah adalah adanya daftar pustaka. Daftar pustaka merupakan sebuah daftar buku-buku atau sumber referensi yang dijadikan bahan rujukan dalam penulisan suatu karya ilmiah. Biasanya daftar pustaka ada di halaman paling akhir. Dengan adanya daftar pustaka, pembaca tulisan kalian akan mengerti dan mengetahui dari mana saja rujukan tulisan tersebut. 

Masalah yang sering kali timbul dalam penulisan daftar pustaka adalah kebingungan mengenai, urutannya. Misalkan; setelah nama penulis, apakah tahun atau judul? ATAU tulisan judul buku apakah di-italic atau tidak usah dan sebagainya. 


Ms. Word mempermudah kita untuk membuat daftar pustaka secara otomatis. Kita hanya perlu klik lalu muncul. ~ Maunya kamu kayak gitu?... Please deh .. Ya tetap harus ada usaha Cin !!.


Sebelum 'di klik lalu muncul' kita harus membuat suatu Master List alias sebuah daftar sumber buku yang dijadikan rujukan. Nah, dari daftar inilah ketika 'kita klik, langsung muncul' terjadi. Dan kita tidak perlu mengetik langsung di lembaran Ms. Word. 


Dan kita tidak perlu pusing-pusing memikirkan kalau namanya ada 3 orang, gimana? ATAU setelah tahun, apakah judul atau kota terbitan terlebih dahulu?. Tidak usah ya. Cukup kalian ketik di sebuah form dalam Menu Manage sources.


Yaudah kuy.. Emm, kita bagi dua sesi ya..

Sesi Pertama - Eksekusi di Menu References untuk Manage Sources

  1. Kondisinya adalah semua tulisanmu selesai atau belum selesai, ya terserahlah. Intinya sekarang niatkan akan membuat daftar pustaka.
  2. Klik Menu References > Tentukan Style dari daftar pustaka yang akan di gunakan dengan cara Klik tanda panah pada Style yang berada tepat di bawah Manage Sources.
  3. Jika sudah menentukan Style-nya alias gaya daftar pustaka yang akan digunakan, > Klik Manage Sources. 
  4. Akan tampil Jendela Manage Souces. Disana ada dua kolom, yaitu Master List dan Current List ~~~Untuk penjelasan keduanya, baca di bawah ini yaa~~~.
  5. Klik New untuk membuat satu daftar pustaka. Tombol New ada di antara kolom Master List dan Current List.
  6. Jendela Create Source akan muncul. 
  7. Isi semua Form yang ada sesuai dengan sumber referensi kalian. Tips untuk mengetik nama Author agar tidak salah menentukan nama Author, mana yang harus di depan dan mana yang harus di belakang, silahkan klik Edit yang ada di samping kolom Author. Sehingga, kalian akan mengisi nama author berdasarkan Form Edit Name yang sudah ditentukan, mana yang nama depan (First Name), Nama tengah (Middle Name) -kalau ada-, dan Nama terakhir (Last Name). Setelahnya klik Add > Ok.
    Cara membuat daftar pustaka secara otomatis - Catatan Safitri
  8. Form yang ada adalah form default, jadi untuk form yang lebih lengkap, kalian bisa Klik atau centang 'Show All Bibliography Fields'. Tapi form default tersebut sudah mencakup yang penting-penting kok. Tenang saja. 
  9. Klik ok, untuk keluar dari jendela Create Source.
  10. ----------------- Langkah di atas belum selesai yeaa.. Langkah selanjutnya ada di bagian bawah, Jadi baca dengan teliti biar gak salah paham -------------------------

Tentang Master List dan Current List

Master List merupakan kolom yang berisi semua daftar pustaka, dari yang kalian buat kemarin, dua hari yang lalu atau yang kemarinnya kemarin. ~Ya kurang lebih begitulah.
Sedangkan Current List merupakan Kolom yang berisi daftar pustaka 'yang dipakai baru-baru ini'. 
Baik di kolom Master ataupun Current list, semuanya bisa di delete.

Jadi, dari semua daftar pustaka yang ada di kolom Current list inilah sebuah kumpulan daftar pustaka akan muncul secara otomatis di halaman daftar pustaka karil kalian ketika kalian "klik insert".
Jadi, untuk tulisanmu yang sekarang, pilihlah mana saja daftar pustaka yang digunakan. Pilihnya dari Kumpulan Daftar pustaka di kolom Master List dengan cara Klik daftar pustakanya > Copy. Nantinya, daftar pustaka yang terpilih akan di-copy ke kolom Current List. 
Cara membuat daftar pustaka secara otomatis - Catatan Safitri
Dalam kasusku, aku hanya ingin mengambil daftar pustaka dari Mantan Terindah karya Zahara Putri. Jadinya, aku mengklik daftar pustaka Putri tersebut lalu klik Copy. 

Jika sudah selesai dalam membuat Sources ini, klik Close. 

Sesi kedua - Halaman terakhir Tulisan kalian untuk membuat Daftar Pustaka 

Setelah membuat Sources di menu References, selanjutnya adalah eksekusi di halaman terakhir untuk membuat daftar pustaka. Langkah-langkahnya adalah;
Klik Menu References > Bibliography > Insert Bibliography.

Bagaimana? Otomatis 'kan?

Semoga membantu kebingungan kalian dan semoga kalian tidak bingung dengan bahasaku. See you ~ 
0

Cara mengatur spacing antar huruf
Sharing kita kali ini adalah tentang membuat efek merenggang antar huruf. -ya, bahasaku adalah efek merenggang, entah apa itu bahasa formalnya. ehhehe. Jadi dalam satu kata, jarak antar hurufnya merenggang atau ada spasi yang teratur.

Sebenarnya kalian bisa membuat efek teks yang seperti itu dengan cara menekan spasi setiap setelah mengetik satu huruf.
Tapi coba bayangkan jika yang akan diberi efek adalah kalimat, yang isinya berpuluhan kata. Memangnya kalian mau mengetik satu huruf-spasi-satu huruf-spasi dan begitu seterusnya???. Aku sih nggak mau ya, hehe.

Jadi begini caranya mengatur spasi antar huruf di Ms. Word:
  1. Ketikkan saja teks atau kalimat yang akan diberi efek. Jika sudah selesai atau sudah tersedia, blok saja kalimat tersebut.
  2. Arahkan pointer ke Pojokan tab menu Font atau tekan CTRL + D 
  3. Tampil jendela Font, pilih tab 'Character and Spacing'
  4. Nah, pilihlah pada bagian 'Spacing'
  5. Pilih 'Expanded' 
  6. Atur skala spasinya pada kolom di sampingnnya.[Kolom By:....]
  7. Hasilnya bisa dilihat di bagian preview di bawahnya
cara membuat jarak antar huruf merenggang - expanded atau mengatur spasi huruf
Dalam sub menu Spacing tersebut ada beberapa opsi, yaitu 
  • Normal, untuk membuat teks [Huruf-huruf dalam satu kata/teks] terlihat biasa saja atau normal sebagaimana biasanya 
  • Expanded, untuk membuat teks yang jarak antar hurufnya bisa merenggang.
  • Condensed, untuk membuat jarak antar huruf dalam satu kata merapat. Ini adalah kebalikan dari Expanded 
Inilah contoh dan perbedaan antara kalimat yang diberi efek expanded dan kalimat yang tidak diberi efek expanded alias normal.
contoh kalimat yang diberi efek expanded dan kalimat yang tidak diberi efek expanded
Pada gambar di atas, kalimat yang diberi efek expanded adalah kalimat yang ada di bawah. Sedangkan kalimat di bagian atas, tidak diberi efek expanded alias normal. 
0

Karya ilmiah memang tidak akan lepas dari seseorang yang menjadi pelajar atau murid di suatu satuaan pendidikan. Mulai dari yang level rendah hingga yang level tinggi. 
Kalau diingat kembali saat pertama kali membuat karya ilmiah, jujur aja, aku ingin marah. Kenapa? Karena penomorannya berbeda. Bukan hanya itu, aturan-aturannya juga tidak biasa. Misalkan, Cover alias halaman judul di awal tidak usah diberi nomor. Sedangkan halaman selanjutnya harus diberi nomor 'i,ii,iii'. Lalu halaman selanjutnya, Bab I -Pendahuluan- diberi nomor dengan format '1,2,3 dst'. 
Arghh, kalau aku boleh 'menggerutu' nih, aku pengen gerutu kenapa guruku waktu itu tidak mengajari gimana caranya. Tapi beliau hanya memberitahukan bahwa halaman ini harus berformat seperti ini, yang ini harus seperti ini. 
Tapi, aku gak nggerutu kok. hehe. Sehat selalu ya buk.. Semoga selalu dalam lindungan Yang Maha Esa. Semoga ilmunya bermanfaat. 

---Sesi curhat selesai--

*Note: Baca dengan teliti dan AKU Praktik menggunakan Ms. Word 2007. 

Yaudah kuy..
Jadi begini cara untuk membuat format nomor halaman karya ilmiah yang berbeda-beda meski dalam satu dokumen dan pembuatannya langsung jadi satu dokumen, tidak dipisah-pisah. -Karena dipisah-pisahkan itu menyakitkan, apalagi perpisahan yang dipaksa-paksakan- ~~~ du du du 

Eh lupa, sebelum aku lanjut nih. Perlu aku beritahukan bahwa;
  • Susunan atau urut-urutan karya ilmiah -yang dibuat praktik ini- hanya contoh ya.. Jadi kalau kalian punya susunan sendiri, jangan demo aku hanya karena kita memiliki susunan karil yang berbeda. Ini hanya contoh.
  • Penekanan dalam postingan ini bukan kepada susunan karilnya, tapi kepada pembuatan format nomor halaman yang berbeda dalam satu dokumen. 
  • Jadi, dalam hal ini, aku perlu sampaikan urutan susunan karya ilmiah dan aturan yang akan aku pakai dalam praktik. 

  1. Cover / Halaman judul -- Tidak diberi nomor halaman tapi ikut diperhitungkan.
  2. Lembar identitas -- Diberi nomor halaman, ii
  3. Pernyataan bebas plagiat -- diberi nomor halaman, iii
  4. Kata pengantar -- diberi nomor halaman, iv
  5. Daftar isi -- diberi nomor halaman, v
  6. Abstrak -- diberi nomor halaman, vi 
  7. BAB I 'Pendahuluan' --- diberi nomor halaman, 1
  8. BAB II 'Tinjauan Pustaka' --- diberi nomor halaman, 2
Ketik semua dokumen, misalkan hanya bagian judul halamannya saja. Seperti ini. 


Saat kalian mengetik dokumennya, untuk menambah halaman selanjutnya aku sarankan jangan menggunakan [menekan] enter berkali-kali. Jadi mulai sekarang, gunakanlah cara yang sedikit elegan, hehe.
Caranya adalah pastikan kursor ada di bagian akhir kalimat atau satu baris [satu enter] dari akhir kalimat.
Kemudian klik Pagelayout > Break - pilih Page (ada di posisi pertama).
See !!! ...pointer kalian ada di halaman baru kan?? This is so elegan haha.

Eksekusi pertama - Membuat format penomoran halaman [i, ii, iii dst]

Letakkan pointer di halaman pertama, lebih tepatnya di depan huruf pertama kalimat judul.
  • Klik Insert > Page Number > Format Page Number > Pilih format i, ii, iii dst.> OK. Seperti gambar di bawah ini;
     
  • Klik insert > Page Number > Pilih style penomoran halamannya -- Misalkan style Top of Pages - yang bernama Plain Number 2. 
  • Hasilnya seperti ini;
  • Karena aturannya [praktikku] adalah cover tidak diberi nomor halaman, maka klik atau centang kotak di samping 'Different first Page' 
  • Hasilnya seperti ini. Perhatikan setiap lingkaran Merahnya. ~~~
  • Eksekusi pertama selesai

Eksekusi kedua - Membuat penomoran halaman [1, 2, 3 dst ]

  • Karena aturan Praktikku adalah nomor dengan format ini dimulai dari halaman BAB I, maka aku harus meletakkan pointer di depan huruf pertama kata BAB I. 
  • Klik View > Outline : untuk melihat kondisi terkini hehe. Eh serius iniloh. Ikutin deh.
  • Klik Pagelayout > Breaks > Pilih Next page -- ada di bagian Section Page.
  • Kalau kalian benar melakukannya, pasti nomor halaman di BAB I akan menghilang. 
  • Klik View > Outline : Untuk melihat kondisi terkini, pasti ada yang berbeda kalau dilakukan dengan benar, hehe. Perbedaannya adalah adanya garis pemisah dengan teks bertuliskan 'Section breaks (Next Page)' antara BAB I dan Abstrak. Benar tidak ??
  • Kalau sudah selesai 'melihat kondisi terkininya' kalian bisa menutup Outline View.
  • Klik Insert > Page Numbers > Format Page Number > Pilih Format 1,2,3 dst >OK.
  • Klik Insert > Page Numbers > Pilih Style Penomoran halamannya --- Misalkan style Top of Page yang sama seperti yang tadi. Kalian bisa menyesuaikan dengan kebutuhan sendiri. 
  • Hasilnya seperti ini;
  • Eh kok gak muncul nomor halamannya di halaman BAB I ? hehe. Tenang Sist, Bro... tinggal klik atau buang centangnya di 'Different First Page' . Gimana? Muncul 'kan ??? 
  • Eksekusi kedua selesai 
Semoga kalian bisa memahami bahasaku. Dan semoga tulisanku yang aneh ini bisa bermanfaat dan membantu kalian yang sedang kebingungan hehe. Kalau ada yang salah atau kurang jelas, silahkan hubungi aku. Jangan hubungi orang lain, karena tulisan di atas akulah yang menulisnya. Bukan dia. ~~~ 
1

Cara mengubah huruf depan kata menjadi kapital atau huruf besar (Change Case)
Sebagaimana kita ketahui, bahwa penulisan suatu kata dalam sebuah nama jalan atau organisasi, diharuskan untuk menggunakan huruf besar atau kapital pada huruf pertamanya. Misalkan pada kasus yang ada di gambar berikut ini:
Cara mengubah huruf depan kata menjadi kapital atau huruf besar (Change Case)
Kalimat yang ditandai dengan blok berwarna tersebut, diharuskan menggunakan huruf kapital pada awal huruf per-katanya. 

Nah, cara untuk mengatur format kalimat tersebut dalam Ms. Word dikenal dengan nama Change Case. Sebenarnya kalian juga bisa mengetik dengan menggunakan Caps Lock bergantian untuk membuat kata --bank-- menjadi ---Bank---. Namun bagi yang tidak biasa atau ingin menggunakan fasilitas yang ada di Ms. Word, kalian bisa menggunakan fitur Change Case. 
Cara untuk mengatur Change Case adalah sebagai berikut:

  1. Dalam keadaan kalimat sudah terketik semuanya. 
  2. Blok kalimat yang akan diubah,
  3. Kemudian arahkan pointer pada sudut kecil di tab menu 'Font'
  4. Pilih ikon bertuliskan 'Aa' 
  5. Pilih Capitalize Each Word
  6. Seperti gambar di bawah ini 

Cara mengubah huruf depan kata menjadi kapital atau huruf besar (Change Case)
Dalam menu Change Case ada 5 pilihan untuk mengatur atau mengubah format huruf dalam satu kata, yaitu:

  • Sentence case: berfungsi untuk membuat seperti kalimat pada umumnya. Huruf depan suatu kata saja yang 'kapital'. Untuk huruf depan kata kedua, tidak akan kapital.
  • lowercase: berfungsi untuk membuat huruf di semua kata dalam satu kalimat menjadi huruf kecil semua.
  • UPPERCASE: berfungsi untuk membuat huruf menjadi kapital semua, alias huruf besar semua.
  • Capital Each Word: berfungsi membuat setiap huruf pertama setiap kata menjadi kapital. Huruf pertama di kata pertama dalam satu kalimat akan menjadi kapital. Begitu juga dengan huruf pertama di kata kedua dalam satu kalimat yang sama, akan menjadi kapital. Begitu juga dengan huruf pertama di kata ketiga dalam satu kalimat yang sama.
  • tOOGLE cASE: berfungsi untuk membuat huruf pertama dalam suatu kat menjadi huruf besar. Sementara huruf kedua dan selanjutnya dalam satu kata tersebut menjadi kapital.
Cara simpelnya untuk membedakan fungsi dari setiap fitur dalam change case adalah dengan melihat nama dari fitur tersebut. Ketika kalian melihat nama tOOGLE cASE, berarti jika kalian memilih fitur tersebut, kalimat yang kalian pilih (blok) akan berbentuk seperti itu formatnya. 
Untuk praktikum ku ini, hasil akhirnya seperti gambar di bawah ini:
Cara mengubah huruf depan kata menjadi kapital atau huruf besar (Change Case)
Sekian dulu sharing kita kali ini mengenai Mengatur Change Case - Kapitalisasi Huruf Di Ms. Word. Semoga kalian paham dengan gaya bahasaku dan semoga bermanfaat. 
0

Sebelum aku melanjutkan sharing soal Menggunakan menu find and replace di Ms. Word, hari ini, aku sebagai salah satu Blogger Newbie ingin mengucapkan Selamat Hari Blogger Nasional [27 Oktober 2018] untuk para manteman blogger dimanapun kalian berada. Kuy tetap menulis dan memberi manfaat bagi orang lain. 

--Oke, balik ke topik --


Dalam dunia novel, huruf pertama nama tokoh sebaiknya kapital alias huruf besar. Nah, ketika kita yang belum terbiasa mengetik dengan 10 jari, tentu sedikit kesulitan saat harus menekan Caps Lock bergantian dan berkali-kali demi satu huruf saja. 


Cara alternatifnya adalah dengan mengetik semua kalimat seadanya, baru mengeditnya kemudian. Nah, saat menulis novel atau apapun itu yang mempunyai kasus serupa, tidak mungkin kalau kita mengedit satu kata dengan cara berkali-kali.
Misalkan, dalam naskah yang aku ketik, ada nama tokoh Hana yang bertuliskan -hana-. Tentu akan membutuhkan waktu yang lama untuk mengedit nama hana menjadi Hana. Kalau jumlah nama tokoh hana ada dua atau tiga biji saja, tidak akan menjadi masalah untuk mengeditnya satu-satu. Lalu bagaimana jika kata hana berjumlah ratusan kata yang harus diubah menjadi Hana..? Repot 'kan???.

Nah, Ms. Word sebagai masternya pengetikan telah menyediakan fitur atau menu untuk mengedit hal-hal seperti itu. Nama menu tersebut adalah Find and Replace. 
Caranya adalah sebagai berikut :
  • Ketik saja semuanya. 
  • Blok kata yang ingin diubah (pastikan bahwa kata tersebut berjumlah lebih dari 2)
  • Tekan CTRL + C --- untuk menyalin / Copy
  • Tekan CTRL + F --- untuk menjalankan menu Find and Replace. Kotak dialog Find and Replace akan tampil, kurang lebih seperti di bawah ini;
  • Pastikan kalian memilih tab menu 'Replace' [ditandai dengan angka 1] bukan 'Find' dan bukan 'Go to'. Kolom Find what akan terisi otomatis, karena sebelumnya sudah di CTRL+C.
  • Kemudian pada kolom yang ditandai dengan angka 2 [Replace with] , ketik kata penggantinya. Dalam hal ini, aku ingin menggantinya dengan --Hana--
  • Selanjutnya adalah klik tombol Replace All yang ditandai dengan angka 3.
  • Muncul  jendela Microsoft office word yang mempertanyakan untuk melanjutkan klik Yes.  
  • Muncul jendela konfirmasi lagi, klik ok. 
Nah, gambar di bawah ini merupakan contoh dari praktiknya. Hasilnya adalah kata --hana-- Menjadi --Hana--. 

0

Fitur Terbaru WhatsApp - Membalas Pesan Cukup Dengan Gesekan fitur terbarunya dirilis pada 23 oktober 2018 ada pada versi terbaru whatsapp
Baru - baru ini, whatsapp merilis fitur terbarunya yaitu membalas pesan cukup dengan menggeseknya. Biasanya sebelum fitur ini dikeluarkan, kita harus menekan pesan untuk membalasnya dalam obrolan. 
Fitur terbaru ini dirilis pada tanggal 23 Oktober kemarin. Jadi, buruan deh upgrade whatsapp kalian.
Nah, berikut ini gambaran dari perbedaan kedua fitur whatsapp dalam membalas pesan dalam suatu obrolan. 

1

Cara sederhana untuk mencatat transaksi keuangan bagi wirausahawan menggunakan excel
Akhir-akhir ini banyak bermunculan wirausahawan, mulai dari yang muda hingga yang tua. Mulai dari yang konvensional dengan cara berdagang offline sampai berdagang online. Berbagai produk ditawarkan oleh mereka. Mulai dari makanan hingga pernak-pernik.

Sayangnya, mereka hanya 'melakukannya saja' tanpa mencatat keuangan mereka. Memang tidak semua seperti itu. Tetapi, dari teman-teman di sekitarku, rata-rata hanya melakukannya saja. Yang penting kelihatan untungnya. Begitulah kata mereka.

Berbicara pencatatan transaksi keuangan, memang radak susah dipraktikkan bagi mereka yang belum pernah mengenyam pendidikan akuntansi atau sejenisnya. Sebenarnya, mudah saja untuk mencatat transaksi. Salah satunya menggunakan Ms. Excel atau bisa juga secara Manual.

Mencatat secara manual

Untuk pencatatan transaksi secara manual, kalian cukup bermodalkan pulpen berwarna merah dan hitam, penggaris, buku besar, dan kalkulator - itu saja cukup. Pulpen berwarna merah digunakan untuk membuat garis agar membedakan dengan tulisan yang menggunakan pulpen warna hitam.

Mencatat menggunakan Ms. Excel

Kalau kita mencatat transaksi menggunakan Ms. Excel, kita harus menggunakan suatu rumus sederhana. Pembuatan rumus ini hanya perlu dilakukan sekali saja di awal. Tidak perlu berkali-kali.

Baik secara manual maupun menggunakan Ms. Excel tidak jauh berbeda. Yang membedakan adalah, ketika kita mencatat secara manual, kita harus menghitungnya sendiri. Tetapi ketika menggunakan Ms. Excel, kita hanya menggunakan formula rumus yang dibuat sekali saja untuk digunakan berkali-kali untuk selanjutnya, selanjutnya dan selanjutnya.

Hal yang membedakan lainnya adalah, ketika mencatat secara manual, kita harus menulisnya di buku besar. Tetapi ketika mencatat menggunakan Ms. Excel kita mengetiknya. -Oke maaf, garing ya !?

Kuy lanjut...

Contoh eksekusinya seperti di bawah ini.

Tulislah judul.
Judul bisa ditulis apa saja yang relevan dengan topik usaha kalian.
Buatlah 5 kolom
Buatlah kolom yang terdiri dari: Tanggal, keterangan, debit, kredit, dan saldo atau jumlah.
Lihat contoh eksekusinya pada gambar di bawah ini. 
Contoh pencatatan transaksi keuangan menggunakan Ms. Excel
Untuk pencatatan secara manual, sama bentuknya seperti itu. Kolomnya juga sama. Hanya saja, tidak ada rumus. Jadi, setiap pencatatan transaksi, nominal di kolom saldo harus diisi sendiri dan dihitung sendiri. 

Poin utama dalam mengisi kolom saldo, ketika menggunakan pencatatan manual adalah sebagai berikut;

  • Ketika ada transaksi yang mengakibatkan adanya uang 'masuk' ke kita, berarti menambah saldo. Transaksi dicatat di kolom D - Debit.
  • Ketika ada transaksi yang mengakibatkan uang 'keluar' atau kita mengeluarkan uang, berarti mengurangi saldo. Transaksi dicatat di kolom K - Kredit.
Sejalan juga dengan pencatatan manual, dalam pencatatan transaksi keuangan menggunakan Ms. Excel, poinnya seperti itu juga. Hanya saja, poin tersebut di atas diterapkan ke dalam suatu formula (Rumus). Contohnya seperti pada gambar di atas.

Ketika ada transaksi dengan keterangan 'Pulsa 5k' (yang artinya produk kita Pulsa 5k terjual dan artinya uang masuk ke kita) berarti saldo kita akan bertambah.

Ketika terjadi transaksi 'Beli lampu', berarti kita mengeluarkan uang. Yang berakibat saldo kita berkurang. 

Analisis Transaksi berdasarkan gambar di atas adalah sebagai berikut;

Tanggal 1 - Pulsa 5K.
  1. Karena ini adalah transaksi paling pertama maka untuk mengisi kolom saldo, ketikkan "=G6" ~gak usah tanda petik ya Sis, Bro.. cuma pake samadengan dan G6 aja.. 
  2. Karena ini adalah transaksi penjualan, yang berarti kita mendapatkan uang, maka transaksinya (nominalnya) dicatat di kolom D - Debit.
  3. Dan untuk mengisi kolom saldonya, ketik '=E6' ... ~ tanpa tanda petik juga ya.. dan posisinya juga menyesuaikan dengan kolom-kolom yang kalian buat sendiri. Intinya kolom saldo diambil dari nilai dari kolom penempatan nominal transaksi.
Tanggal 1 - Pulsa 5k. 
  1. Ini adalah transaksi penjualan juga. Jadi nominal transaksi dicatat di kolom D - Debit. 
  2. Dan ini adalah transaksi kedua. Jadi, disinilah rumus utamanya muncul. Untuk mengisi kolom saldo pada transaksi kedua ini, menggunakan rumus "=G6+E7-F7". Setelah rumus ini diketik, kemudian letakkan pointer di pojokan sel G7, --sampai memebentuk tanda '+'-- lalu di-tarik ke bawah. Hasilnya adalah, untuk transaksi ke -3 dan seterusnya kita tidak perlu membuat rumus lagi. ~Jadi paham 'kan maksud tulisanku yang diawal-awal tadi?
Tanggal 1 - Voucher Im3 18Gb
  1. Ini adalah transaksi penjualan. Yang artinya menambah saldo kita. Yang artinya dicatat di kolom D - Debit. ~ Gak usah bikin rumus lagi yes, Sist, Bro.. kan udah di drag tadi rumusnya. Pastinya akan terisi otomatis hasilnya pada sel G8.
Tanggal 1 - Beli lampu 
  1. Ini adalah transaksi pembelian alias pengeluaran uang kas kita. Jadi nominalnya dicatat di kolom K - Kredit. Yang berakibat, mengurangi saldo kita. ~ Coba hitung-hitung sendiri dan analisis sendiri dari gambar di atas secara logika dan gak usah menggunakan rumus.
Coba lihat pada gambar. Tepatnya pada sel G10 dan G11. Nilai saldonya telah terisi kan?? padahal transaksinya belum dicatat. Itulah fungsi 'tarik' rumusnya tadi.

Aku harap kalian paham dengan bahasaku, hehe. Semoga bermanfaat. 
0