Langsung ke konten utama

Postingan

Semangat Pionir [Sebuah Kutipan]

Bismillahirrahmanirrahiim   Pernah mendengar kata pionir? Menurut KBBI , pionir adalah penganjur, pelopor, perintis dan pembuka jalan.  Seorang pionir bisa disebut juga sebagai pembuka jalan. Sehingga untuk menjadi pionir yang sesungguhnya, sudah seharusnya ia memiliki semangat yang ekstra, terlebih lagi jika jalan   masih abu-abu atau bahkan tertutup rapat.  Seandainya para ahli maksiat semangat untuk menularkan maksiat mereka, kenapa orang-orang yang sudah tau kebaikan tidak bersemangat untuk menularkan kebaikan? Sebagaimana sebuah pion dalam permainan catur, seorang pionir memang harus melangkah terlebih dahulu meskipun langkahnya adalah sebuah langkah yang kecil. Meskipun ia adalah sosok yang kecil daripada sosok-sosok lain di sekelilingnnya. Dan meskipun seringkali ia dianggap sosok yang lemah. Tetapi keunikan dari sebuah pion dalam permainan catur ialah bahwa pasukan pion lebih banyak daripada bidak lainnya. Sehingga pion bisa bekerja sama dengan pion lain...

Sarana Dunia Untuk Melebur Dosa

Bismillahirrahmanirrahiim   Setiap diri pasti pernah melakukan dosa, mulai dari yang kecil hingga yang besar. Dan setiap diri yang beriman pastilah mengetahui bahwa setiap dosa akan mendapatkan balasannya di akhirat kelak. Lalu adakah pelebur untuk dosa-dosa yang pernah dilakukan? Daftar isi Keterangan Kajian Isi Kajian Pertanyaan Kutipan Gambar: Pixabay/unformat Keterangan Kajian: Judul : Pelebur Dosa Pemateri : Ust. Abdullah Zaen, Lc., M.A. Diunggah oleh : Utsman TV channel youtube Diunggah pada : 7 Oktober 2019 M URL Kajian : Link Video Isi: Manusia adalah makhluk yang bergelimang dosa. Sekalipun ia sudah beriman, namun tak menutup kemungkinan bahwa ia akan melakukan dosa. Dan perlu diingat bahwa dosa yang pernah dilakukan memiliki efek negatif baik di kehidupan dunia maupun di akhirat.  Sebagaimana ...

Cara Mengajak Kepada Kebaikan

Bismillahirrahmanirrahiim   Kajian dengan judul cara mengajak kepada kebaikan ini merupakan lanjutan dari sesi sebelumnya yang membahas hadist nomor 29 dalam rangkaian pembahasan kitab Bulughul Maram-Kitabul Jami' karya Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani rahimahullah . Pada sesi sebelumnya telah dibahas biografi dari Abu Mas'ud radhiyallahu 'anhu , sahabat nabi yang meriwayatkan hadist ini. Pada kajian ini dibahas mengenai kandungan yang ada di dalam hadist tersebut yang dimulai dengan pembahasan Asbabun Wurud (sebab/kisah yang melatarbelakangi diucapkannya hadist tersebut oleh Rasulullah  shallallhu 'alaihi wasallam ). Hadist yang dimaksudkan adalah: Dari Abu Mas'ud radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallhu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barang siapa menunjukkan (seseorang) kepada kebaikan, maka ia memperoleh pahala seperti pahala orang yang melakukannya" (HR. Muslim). Untuk selengkapnya silakan baca di bawah atau langsung pada bagian tertentu dari catat...

Prinsip Dari Rasulullah SAW Agar Hidup Tak Susah

Segala sesuatu pasti ada sebabnya. Tak ada asap kalau tak ada api, begitu katanya. Begitu juga dengan perasaan susah yang dirasakan oleh sebagian orang, tak terkecuali orang muslim, tentulah ada sebabnya. Dan ternyata salah satu penyebab seseorang merasakan susah karena dia tidak menerapkan Prinsip dari Rasulullah SAW dalam menjalani kehidupannya.  Nah, di dalam kajian yang berjudul Susah Digawe Dewek ini, kita akan diberikan pencerahan mengenai prinsip yang harus diterapkan dalam menjalani kehidupan. Mungkin sudah ada yang menerapkan prinsip ini, tapi ini semoga menjadi booster tambahan sehingga istiqomah dalam menerapkan prinsip tersebut. Berikut ini adalah catatan dari kajian tersebut: Prinsip hidup dari Rasulullah SAW dalam urusan duniawi  Kisah seorang yang sakit lumpuh menahun, tapi tetap & selalu bahagia Kunci tetap bahagia meski derita mendera  Penyebab orang susah hidupnya  Prinsip hidup dari Rasulullah SAW dalam urusan ukhrawi  Catatan kajian di at...

Adab Dulu Baru Ilmu - Prioritas Dalam Pendidikan Anak

Setiap orang yang lahir ke dunia ini terlahir dalam keadaan tidak mengetahui apapun. Maka tugas orang tua adalah memberikan ilmu kepada anak tersebut untuk bekalnya dalam menjalani kehidupan. Orang tua yang menginginkan anaknya "lebih pintar" dari mereka tentunya akan memberikan ilmu dan pengajaran yang lebih ekstra. Terlebih lagi jika sang orang tua mencita-citakan anaknya menjadi seseorang yang "bertitel", dokter misalkan, tentulah ilmu yang harus didapat sang anak tidak sedikit.  Tetapi dari semua bentuk pendidikan anak, ada hal yang harus diprioritaskan yaitu adab. Dalam kajian yang berjudul Adab Sebelum Ilmu ini kita akan mengetahui betapa pentingnya mendahulukan adab daripada ilmu-ilmu yang lainnya. Nah, sebelum menonton video yang diunggah oleh Yufid TV Channel tersebut, berikut ini beberapa catatan pokok bahasan yang ada di dalam kajian tersebut: Kemuliaan orang yang menuntut ilmu Prioritas dalam mendidik anak  Mengapa harus mendahulukan adab dalam mendidik...